smaksta.sch.id – 07/05/26, 09.38 WIB

Editor : Mathias Theo Ardi, S.Sos.
Tulungagung, 07 Mei 2026 – Kemarin, suasana berbeda tampak di raut wajah siswa-siswi Kelas X SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung. Tak ada buku teks di atas meja, melainkan hamparan pohon coklat yang rindang. Seluruh siswa mengikuti kegiatan Proyek Kokurikuler dengan mengunjungi destinasi edukasi populer, Kampung Coklat, di Kabupaten Blitar.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung (outing class) yang menggabungkan unsur edukasi, kewirausahaan, dan penyegaran pikiran.
Dari Kebun hingga Jadi Produk Siap Jual
Edukasi dimulai dengan pengenalan materi buah coklat. Para siswa diajak melihat langsung pohon kakao dan mempelajari bagaimana cara memilih buah yang berkualitas. Tak berhenti di kebun, rombongan juga melihat proses pengolahan pasca-panen: mulai dari fermentasi, pengeringan, hingga teknik pengolahan biji kakao menjadi coklat batangan yang lezat dan siap jual.
“Seru sekali bisa tahu kalau proses bikin coklat itu ternyata panjang dan butuh ketelitian,” ujar salah satu siswa di sela-sela pengamatan.

Momen Kebersamaan dan Refreshing
Setelah serius menyerap ilmu, para siswa diberi kesempatan untuk menikmati fasilitas di Kampung Coklat. Momen ini menjadi ajang refreshing yang efektif setelah rutinitas belajar di kelas.
Area pusat oleh-oleh pun ramai diserbu. Para siswa tampak antusias memilih berbagai macam souvenir, serta mencicipi aneka makanan dan minuman berbasis coklat yang unik. Mulai dari minuman coklat hangat hingga camilan olahan kakao menjadi buah tangan wajib sebelum kembali ke Tulungagung.
Penutup yang Manis
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya membawa pulang coklat sebagai oleh-oleh, tetapi juga membawa wawasan baru mengenai potensi ekonomi kreatif dan agrowisata.
Senyum lebar para siswa saat berfoto bersama di depan ikon Kampung Coklat menjadi penutup yang manis untuk agenda proyek kokurikuler tahun ini. Semangat belajar, Aquino Squad!

Dokumentasi : smaksta.sch.id





