Satu Langkah Menuju Masa Depan: Guratan Budaya dan Isak Haru di Pelepasan Siswa Kelas 12 SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung

smaksta.sch.id – 12/05/26, 07.16 WIB

Daffia Irane Callysta (Mbakyu Tulungagung 2025) menerima medali, rapor, dan buku kenangan dari wali kelasnya Bapak Inggirnawan Yoga P, S.Pd.

Editor : Mathias Theo Ardi, S.Sos.


TULUNGAGUNG – Sabtu kemarin, halaman SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung berubah menjadi panggung pelestarian budaya sekaligus saksi bisu perpisahan yang menyentuh hati. Dalam balutan batik yang dikenakan oleh seluruh warga sekolah, acara pelepasan siswa kelas 12 berlangsung dengan nuansa tradisional yang sangat kental, menghormati akar budaya sebelum para siswa melangkah lebih jauh mengejar cita-cita.

Iring-iringan Agung dan Pesona Tradisi

Kemegahan budaya langsung terasa saat acara dimulai. Pak Hadi sebagai pranata cara memandu jalannya prosesi dengan tutur bahasa yang santun, sementara Pak Joko memimpin barisan pimpinan sekolah dengan gagah dalam balutan beskap dan blangkon.

Langkah rombongan ini disambut oleh penampilan tari tradisional yang memukau. Para penari, dengan kostum berwarna merah menyala, membawakan gerakan yang penuh filosofi. Kehadiran unsur tari dan busana adat ini bukan sekadar tontonan, melainkan simbol bahwa dari manapun mereka berasal, identitas budaya harus tetap dijunjung tinggi.

Ikrar Pelajar dan Pesan yang Menggetarkan Jiwa

Di tengah atmosfer budaya yang sakral, para siswa menggaungkan Ikrar Pelajar Indonesia. Suara mereka yang lantang dan penuh percaya diri seolah menegaskan bahwa mereka adalah generasi terdidik yang berkarakter kuat, sesuai dengan motto sekolah yaitu scientia et virtus.

Namun, keteguhan itu seketika berubah menjadi suasana melankolis saat sesi video kenangan diputar. Melihat kembali perjalanan mereka dan mendengar pesan-pesan terakhir dari wali kelas di layar, membuat banyak siswa tertunduk dengan mata berkaca-kaca. Ruang acara seakan dipenuhi rasa syukur sekaligus kehilangan; sebuah momen “pamitan” yang merobek keheningan.

Restu Guru dalam Medali dan Lembaran SKL

Sebagai puncak prosesi, adat menghormati guru terlihat jelas saat penyerahan medali dan SKL dilakukan.

  • Penyematan Medali: Menjadi simbol selesainya masa bakti siswa menimba ilmu di sekolah ini.
  • Penyerahan SKL: Diserahkan langsung oleh wali kelas sebagai bentuk restu terakhir sebelum mereka dilepas ke dunia luar.

Perpisahan ini membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal angka, tapi juga tentang menghargai tradisi dan menjaga ikatan batin antara guru dan murid. Selamat berjuang bagi para lulusan, bawalah nilai-nilai luhur ini ke mana pun kaki melangkah.

@smak.thomas.aquino

Ikrar telah diucap, medali telah dikalung. Tugas di sekolah usai, perjuangan di dunia nyata dimulai. Semangat angkatan 2026! 🚀🔥 #GraduationDay #IkrarPelajar #PelepasanSiswa #AlmamaterKebanggaan #ProudToBeSmaksta

♬ suara asli – SMAK Thomas Aquino TA – SMAK Thomas Aquino TA

Dokumentasi : smaksta.sch.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS XII S...
INFORMASI LOWONGAN PEKERJAAN

Prestasi

POV BAND
GLORY OF SMAKSTA

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman