Kokurikuler Kelas X: “Kemandirian Pangan Berbasis Kearifan Lokal” di Kampung Tani
Kegiatan Kokurikuler di Kampung Tani dilakukan dalam format proyek terstruktur yang melibatkan interaksi langsung dengan lingkungan dan masyarakat:
Wawancara dengan Petani Lokal: Siswa/i berinteraksi langsung dengan petani untuk memahami siklus tanam, jenis komoditas unggulan, tantangan yang dihadapi (hama, irigasi), dan praktik kearifan lokal dalam pertanian.
Analisis Kondisi Geografis: Melakukan pengamatan sederhana terhadap jenis tanah, sumber air, dan cuaca di Kampung Tani untuk menentukan komoditas yang paling optimal untuk dikembangkan (Integrasi Geografi/Biologi).
Aksi Tanam/Perawatan: Siswa/i terlibat langsung dalam kegiatan menanam, menyiangi, atau merawat kebun/sawah, memberikan pengalaman praktis tentang kerja keras di sektor pertanian.
Studi Kasus Hama dan Solusi: Mengidentifikasi jenis hama dan penyakit pada tanaman di area tersebut, lalu merumuskan solusi pengendalian hama yang ramah lingkungan (Integrated Pest Management).
Pelatihan Pengolahan Hasil Sederhana: Jika memungkinkan, siswa/i belajar mengolah hasil panen (misalnya: membuat keripik singkong atau minuman herbal) sebagai bagian dari edukasi nilai tambah produk pertanian
Peningkatan Kompetensi: Siswa/i mampu mengaplikasikan ilmu Biologi dan Ekonomi secara praktis.
Penguatan Karakter: Tumbuhnya rasa tanggung jawab, kemandirian, dan semangat gotong royong sesuai nilai Katolik dan Profil Pelajar Pancasila.
Koneksi Komunitas: Terjalinnya sinergi antara pihak sekolah dengan masyarakat petani, menjadikan Kampung Tani sebagai laboratorium belajar yang otentik

Copyright © 2025 SMAK SANTO THOMAS AQUINO