Puskesmas Kedungwaru Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Obat Berbahaya Hingga Masalah Kesehatan!
smaksta.sch.id – 24/11/25, 07.23

Editor : Mathias Theo Ardi
Tulungagung, 24 November 2025 – SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung menunjukkan komitmennya dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika dan obat-obatan berbahaya (Narkoba). Pada hari Kamis, 20 November 2025 kemarin, seluruh siswa/siswi dari kelas X hingga XII mengikuti Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba yang digelar secara intensif.
Kegiatan yang bertempat di ruang multimedia “SMAKSTA LIBRARY” sekolah ini menghadirkan narasumber yang kompeten dari sektor kesehatan, yaitu Bapak Subiyanto, S.Kep., perwakilan dari Puskesmas Kedungwaru.
Ajak Siswa Peka Risiko Sejak Dini
Dalam paparannya, Bapak Subiyanto menekankan pentingnya pengenalan dini terhadap berbagai jenis narkoba, mulai dari yang tradisional hingga jenis baru, serta dampak fatalnya bagi kesehatan fisik dan mental remaja.
“Remaja adalah sasaran empuk peredaran narkoba karena fase ini penuh dengan rasa ingin tahu dan pencarian jati diri. Satu kali coba, masa depan bisa hancur,” tegas Bapak Subiyanto. Beliau juga memaparkan bagaimana narkoba dapat merusak sistem saraf pusat dan menurunkan drastis kemampuan akademik siswa.
Materi sosialisasi tidak hanya berfokus pada Narkoba konvensional, tetapi juga meluas ke isu-isu kesehatan remaja yang lebih aktual. Bapak Subiyanto turut menyoroti bahaya penyalahgunaan obat-obatan yang dapat memicu kecanduan, serta pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tekanan lingkungan sosial dan akademik.
“Kesehatan mental adalah benteng pertama kita. Jika mental sehat, keputusan yang diambil akan rasional. Jangan mudah terjerumus pada pelarian instan, termasuk obat-obatan terlarang,” – Bapak Subiyanto, S.Kep.
Komitmen Sekolah Lindungi Masa Depan Siswa
Wakil Kepala Sekolah SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung, Bapak Hariyadi, S.Si., menyatakan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian integral dari program pembinaan karakter sekolah.
“Kami tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesehatan holistik siswa. Edukasi Narkoba seperti ini adalah investasi wajib untuk memastikan mereka tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bebas dari ancaman yang merusak,” ujarnya.
Antusiasme siswa terlihat dari sesi tanya jawab yang interaktif. Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan kritis mengenai cara menolak ajakan teman, serta legalitas dan bahaya obat-obatan yang beredar bebas. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi tameng utama bagi siswa/siswi SMA Katolik Santo Thomas Aquino agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran gelap penyalahgunaan Narkoba.
Call to Action untuk Siswa/i SMAK St. Thomas Aquino
Sesi sosialisasi Narkoba kali ini adalah bekal penting untuk masa depan kalian. Ingat pesan Bapak Subiyanto: Berani menolak adalah kunci utama menjaga masa depan. Jauhi segala bentuk penyalahgunaan zat adiktif. Mari berkomitmen menjaga sekolah kita tetap sehat dan bebas dari ancaman Narkoba.



Foto : Dokumentasi SMAKSTA




