Siswa SMA Katolik St. Thomas Aquino Tulungagung Gelar Geopark Adventure 2026: Aksi Bersih-Bersih Massal di Situs Warisan Geologi.

smaksta.sch.id – 30/01/26, 07:42 WIB

Editor : Mathias Theo Ardi


Tulungagung, 30 Januari 2026 – Ratusan siswa dari SMA Katolik St. Thomas Aquino (SMAKSTA) Tulungagung baru saja menyelesaikan kegiatan Geopark Adventure 2026, sebuah acara kerja bakti massal yang berfokus pada pembersihan situs-situs geopark di wilayah Tulungagung. Acara yang berlangsung dari 24 hingga 26 Januari 2026 ini dimulai pukul 06.30 WIB dengan titik kumpul di SMAKSTA, dan menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan serta pendidikan tentang warisan geologi lokal. Tema acara, “Bumi Kita, Tanggung Jawab Kita,” berhasil menyatukan siswa dari berbagai kelas dalam aksi nyata untuk menjaga kebersihan dan kelestarian geosite-geosite bersejarah.

Kegiatan utama Geopark Adventure adalah bersih-bersih massal di berbagai lokasi geopark, yang mayoritas melibatkan pembersihan sampah dan pemeliharaan situs. Para siswa dibekali alat-alat sederhana seperti sapu lidi, cikrak (alat penggaruk), karung plastik hitam besar untuk tempat sampah, catut atau palu dengan cupit paku untuk mengambil paku di pohon, serta clurit atau sabit untuk membersihkan rumput liar. Pembagian lokasi berdasarkan kelas dirancang untuk memastikan cakupan yang luas:

  • Kelas X-1 dan X-2: Telaga Buret
  • Kelas X-3: Wajakensis 1
  • Kelas X-4: Wajakensis 2
  • Kelas XI-1 dan XI-3: Goa Selomangleng
  • Kelas XI-2 dan XI-4: Goa Pasir dan Candi Sanggrahan
  • Kelas XII-1, XII-2, dan XII-3: Gunung Budheg

Acara ini tidak hanya sekadar membersihkan, tapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk memahami nilai geopark sebagai warisan alam. Geopark Tulungagung, yang dikenal sebagai “The Home of Wajak Man,” merupakan kawasan dengan potensi geomorfologi karst yang mengagumkan, terutama di bagian selatan kabupaten. Kawasan ini sedang dipersiapkan untuk ditetapkan sebagai Geopark Nasional, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak termasuk Perhutani KPH Kediri. Menurut data dari Tim Pusat Survei Geologi Badan Geologi Bandung, terdapat 19 geosite di Tulungagung yang memiliki pemandangan indah dan nilai ilmiah tinggi, seperti gua-gua prasejarah, tebing karst, dan situs arkeologi yang terkait dengan aspek geoheritage, keanekaragaman hayati, dan budaya. Beberapa situs yang dibersihkan dalam acara ini, seperti Goa Selomangleng dan Candi Sanggrahan, termasuk dalam daftar tersebut dan sering menjadi objek penelitian, termasuk temuan pigmen gua purba yang menunjukkan jejak warna leluhur.

Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, baru-baru ini meraih penghargaan pengembangan geopark dari Gubernur Jawa Timur, yang menjadi langkah strategis menuju pengakuan UNESCO Global Geopark. Kegiatan seperti Geopark Adventure ini sejalan dengan upaya konservasi, termasuk pelestarian penyu dan pengelolaan lingkungan di geopark. Para siswa SMAKSTA, dengan moto “Scientia et Virtus” (Ilmu dan Kebajikan), menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga warisan ini untuk generasi mendatang.

Acara berakhir dengan evaluasi bersama, di mana siswa berbagi pengalaman tentang pentingnya menjaga kebersihan situs geopark. “Ini bukan hanya tugas sekolah, tapi tanggung jawab kita sebagai warga Tulungagung untuk melestarikan bumi ini,” ujar salah satu siswa peserta. Diharapkan, kegiatan serupa akan terus digelar untuk mendukung status Geopark Tulungagung sebagai destinasi wisata edukasi nasional.

Dokumentasi : smaksta.sch.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

PENETAPAN SISWA ELIGIBLE SELEKSI...
SKL (STUDI KENAL LAPANGAN) BALI

Prestasi

POV BAND
GLORY OF SMAKSTA

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman